Bimtek Diduga Rugikan Negara, Mahasiswa Desak Kajari Usut Kades Dan BPD

OKU TIMUR tirasnusantara.com – Sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Persatuan Pemuda Mahasiswa Peduli Sumatera Selatan menggelar aksi turun kejalan dan ber orasi didepan Kantor Kejaksaan Negeri OKU Timur sum – sel. Kamis (09/01).

Dalam aksi tersebut, mahasiswa mendesak Kejaksaan Negeri OKU Timur melakukan Investigasi terhadap sejumlah pelaksanaan pembangunan dan pemberdayaan di OKU Timur pada tahun anggaran 2019 yang di duga sarat dengan penyimpangan.

“Kami minta Kejaksaan Negeri OKU Timur melakukan Investigasi terhadap realisasi serapan DD, termasuk kegiatan Bimtek dan Studi Banding Kepala Desa dan Ketua BPD se Kabupaten OKU Timur Tahun 2019, ”Ucap Sobirin selaku koordinator aksi.

Lembaga Management Indonesia (LEMINDO) sebagai pelaksana studi banding, diduga juga ikut terlibat menikmati dana dana desa (DD) sebesar Rp. 13.000.000 per desa tersebut.

Untuk itu sekiranya pihak Kejaksaan Negeri OKU Timur untuk memanggil pihak pelaksana bimtek kepala desa dan ketua BPD untuk dimintai keterangan terkait transparansi.

“Selain itu juga mahasiswa meminta penegak hukum investigasi pekerjaan peningkatan jalan kabupaten BK IX Nusa Bali Kecamatan Belitang, Belitang III yang menghabiskan anggaran sebesar Rp. 15.229.000.000,- pada Dinas PU-TR Kabupaten OKU Timur Tahun Anggaran 2019.

Dalam waktu dekat, masa tersebut akan menyampaikan laporan secara tertulis ke Kajari OKU Timur dan akan melakukan aksi lanjutan. “Ucapnya.

Sementara itu, Kasi Intel Kejaksaan Negeri  OKU Timur Yul Khaidir Fitrizal, SH saat itu menerima masa aksi mengatakan, pihaknya siap menerima laporan yang disampaikan oleh mahasiswa. Dan berjanji akan menyampaikan dengan pimpinan untuk ditindak lanjuti.

“Silakan masukkan laporan ke pelayanan terpadu satu pintu Kejaksaan Negeri OKU Timur, tentu laporan itu akan ditindak lanjuti, “Tegasnya. (Irawan).