Bagaikan makan Buah Simalakama

Di Zaman modern dan serba canggih Seperti Saat sekarang Ini diatas Didunia Ini Masih Banyak Anak Yang Diduga Tidak Me miliki Rasa welas Kasihan serta Tidak Bisa Menghargai segala Upaya dan jerih payah yang Telah Dilakukan sang Ayah Dalam Membesarkan Nya .

Bahkan disaat Ayahnya Sedang Terpuruk Sakit , Si Anakpun juga Tidak Pernah Memiliki rasa Iba Kasihan Melihat kondisi Orang Tua Yang di dalam di Keseharian nya untuk l
Membeli Obat dan Berobat terkadang Meperoleh uang Dengan Cara terlebih Dahulu menjual Pulsa Yang ia Dapat kan Dari hasil pemberian Temen temen dan mitra kerja nya .

Contoh Dii suatu hari sang Ayah memanggil anak nya datang Kekeciamannya guna Untuk Meminta Tolong di belikan Obat Dengan terlebih Dahulu Menjual Pulsa Yang Diberikan Oleh Rekan rekan nya . dan si anak pun datang ke diaman sang ayah

Namun Bagaikan makan Buah simalakma anak Yang Disuruh Membeli obat Tak kunjung datang Dan Uang Hasil penjualan Pulsa Gak Jelas entah Kemana.

Beruntung Ia Masih Memiliki Anak – Anak Lain Yang Memiliki Rasa Welas Asih serta Sayang Kepada nya Meskipun Silary atau gaji Yang Didapatkan nya dari bekerja dan Memasang Perhiasan Gigi ,Sangat Jauh dari diktakan cukup untuk mereka Sekeluarga Makan Sehari hari .

Hal itu semakin Kelihatan Kecil Bila ditambah dengan biaya berobat ayah mereka. .

Cermin Herwantoni Lamtim