Ate Rukmana; Jabatan Amanah, Dana Desa Uang Rakyat, Tidak Boleh Disalahgunakan

RAWA JITU UTARA tirasnusantara.com – Pembangunan jembatan
yang dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) desa Panggung Jaya Kecamatan Rawa Jitu Utara Kabupaten Mesuji yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun 2019 selesai dengan sempurna.
Hal itu diungkapkan Ate Rukmana selaku Kepala Desa kepada team tirasnusantara.com (8/1) di Mesuji.
“Alhamdulillah pembangunan jembatan
yang dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) desa Panggung Jaya Kecamatan Rawa Jitu Utara Kabupaten Mesuji yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun 2019 selesai tepat waktu dengan sempurna.
Terkait adanya pemberitaan miring mengenai pembangunan jembatan, Ate mengatakan itu merupakan sebuah kritikan agar kedepan pembangunan lebih baik lagi.
“Kalau pun masih ada yang bilang negatif terhadap saya, itu merupakan sebuah kritikan agar kedepan pembangunan akan menjadi lebih baik lagi, dan saya akan lebih istiqomah.
Saya terus akan melakukan yang terbaik untuk masyarakat, jabatan ini adalah amanah, dan uang itu merupakan uang rakyat, berdosa jika menyalah gunakannya, “Ungkap Ate.
Kalau kemaren ada yang resah karena jembatan tersebut belum bisa dilewati oleh kendaraan roda empat, memang betul saya akui, itupun dikarenakan menunggu batas waktu keringnya pengecoran, sehingga kami tutup untuk sementara, jadi bukan ada tujuan lain.
Saya selaku kepala desa akan bekerja dan menggunakan anggaran dana desa (ADD) sesuai petunjuk undang-undang, dan kita semua tau bahwa penegak hukum selalu mengawasi, jadi dengan mengingat amanah dari warga, saya tidak berani macam-macam.
Ketika dilantik menjadi kepala Desa dan disumpah, saya selalu ingat itu, jadi tidak sedikitpun ada niatan untuk berbuat yang bertentangan dengan aturan.
Adapun kritikan mengenai kami pasang Lambang Negara Bendera sangsaka Merah putih yang katanya kusam itu bukan pula kami bermaksud melecehkan, percayalah NKRI buat kami adalah harga mati.
Saya selaku kades dan seluruh aparatur pemerintahan desa meminta maaf kepada Pemerintah dan penegak Hukum terkait ketidak sengajaan tersebut.
Sekali lagi saya selaku kepala desa tetap berkomitmen bagi kemajuan desa yang saya pimpin, dan tidak ada terlintas untuk berbuat yang bertentangan dengan hukum, begitupun dengan masyarakat juga dengan pemerintah.
Saya selalu berdoa’a semoga orang yang bermaksud baik mendapat pahala disisi Alloh, namun jika ada yang punya niatan negatif terhadap jabatan saya, semoga dibukakan Alloh pintu rahmat baginya. “Tutup Ate. (Andika/Ratu)