Aparat Penegak Hukum Diminta Selidiki Dugaan Korupsi Dana Desa Waynapal

PESISIR BARAT tirasnusantara.com -Dugaan adanya ke tidak transparanan pelaksanaan Dana Desa (DD) di Pekon Waynapal Kecamatan Krui Selatan Kabupaten Pesisir Barat Provinsi Lampung, mendapat perhatian serius dari berbagai kalangan.

Salah satunya datang dari Lekat Hidayat, pengurus Ormas Kumpulan Masyarakat Pesisir Barat (Kumpar). Menurut Lekat, lemahnya pengawasan dan ketidak epektifan tugas, pokok dan fungsi dari pihak-pihak terkait, menjadi salah satu penyebab banyaknya pembangunan bersumber dari dana desa yang tidak maksimal.

Khususnya pembangunan Gapura Perbatasan Pekon yang bersumber dari dana desa (DD) tahun 2019 diduga sarat dengan pratik Korupsi.

“Pekerjaan gapura yang bersumber dari dana desa Pekon Waynapal itu, diduga sarat dengan praktik korupsi. Karena dalam pekerjaannya pihak TPK ditenggarai hanya memakai besi yang tidak sesuai spesifikasi, yaitu besi 8 dan 10 inchi, voleme fisiknya juga disinyalir tidak maksimal, “Ungkapnya.

Oleh karena itu, pihaknya sangat berharap agar Aparat penegak Hukum benar-benar serius dalam mengusut dan memeriksa oknum-oknum yang terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung dalam proses penggunaan serta pemanfaatan dana desa pekon Way Napal.

Hal ini agar bisa memberi efek jera terhadap oknum peratin yang menjadikan DD sebagai ajang korupsi untuk memperkaya diri.

“Apabila didalam proses pemeriksaan serta penyelidikan yang dilakukan oleh pihak penegak hukum nantinya ada ditemukan unsur-unsur dugaan tindak pidana mau pun dugaan korupsi pada proses pengerjaan kegiatan pembangunan tersebut. maka kami berharap, pihak penegak hukum baik itu kepolisian maupun kejaksaan bisa menindak tegas, “Pungkasnya. (Sukri/Roso).