Allah Tidak Akan Memberikan Ujian Diluar Batas Kemampuan Yang Hambanya Miliki

Herwantoni Lampung Timur

LAMTIM tirasnusantara.com – Air mata ini jatuh tak terasa sering jatuh menetes di Pipi, Ibarat kata Pepatah orang Lampung saat ini, diri ini Tumban di Lamban atau Tumban Dinuwo Sayan

Sejak Akhir Bulan Februari, 2020 aku diserang penyakit Stroke Ringan, sejak saat itu, Aku merasa seperti bukan seorang Lelaki atau Ayah dari anak-anak ku dan seorang suami serta Kepala Keluarga yang seyogya bertanggung jawab terhadap semua kebutuhan hidup anak-anak dan keluarga seperti yang biasa aku berikan mepada anak dan istri serta keluarga ku di waktu aku sehat

Namun, sejak aku sakit semua nya berubah total, diri ini hanya mampu berjalan di seputaran rumah tanpa dapat memberikan nafkah kepada keluarga serta mencukupi kebutuhan keluarga Ku.

Bahkan Sikecil yang sedang dalam masa pertumbuhan yang biasaya mengkonsumsi Minuman susu Vidorant Smart. Kini harus berganti dengan susu bendera kaleng biasa

Saat diri ini sedang terpuruk sakit semua terasa berbeda teman-teman, sahabat mitra dan partner kerja, bahkan anak serta sebagian keluargaku pun menjauh dariku seakan mereka takut diri ini kalau diri ini akan meminta bantuan dan membebani mereka.

Namun Aku menyadari bahwa saat ini mereka sedang terlilit berbagai masalah, sehingga membuat mereka lupa kepada diri mereka sendiri.

Mungkin mereka takut bila diri ini akan meminta bantuan dan membebani mereka. Namun Aku menyadari bahwa saat ini mereka sedang terlilit berbagai masalah sehingga membuat mereka lupa kepada diri sendiri.

Bahkan saat lebaranpun mereka tiada yang menghubungi berlebarn denganku.
Sedih dan sangat ironis terasa, terkadang Air Mata ini jatuh menetes tak terasa di pipi, Ibarat Kata orang Lampung saat
ini, Tumban di Lamban atau Tumban Dinuwo Sayan

Namun Aku Yakin Dibalik Semua Ini Ada Hikmahnya Karna Aku Yakin Allah tidak akan Memberikan Ujian kepada Seorang Hamba nya diluar batas Kemampuan yang ia miliki

Disaat Aku Sedang terpuruk Sakit Seperti yang Kualami Saat sekarang ini , Aku sangat merasa iba dengan anak -anaku Yang seyogya ny a belum menanggung Beban hidup yang teramat berat Mereka Harus menggantikan Posisiku mencari nafkah untuk Sementara Orang -Orang yang Berada di sekelilingku Tutup Mata Seakan Tidak perduli Dengan Keadaan ku yang sedang terpuruk walaupun mereka mendpatkan kelebihan rezeki dari Allah Namun Mereka tidak perduli dan enggan Untuk membantu Ku dan keluarga kecil ku Sehingga,Terkadang Aku Sering Meneteskas airmata bila Hal itu Terlintas dalam ingatan ku

Namun Itu lah Kuasa Allah Ditengah -tengah Kesulitan Yang Aku Alami Aku dipertemukan Allah Dengan Tiga orang Hamba Allah Dari Indramayu Jawa barat yang sebelum nya mereka Belum pernah ketemu dan bertemu dengan diriku ,Singkat cerita mereka membantu untuk mengobati sakit yang sedang kuderita

Semoga Saja Dengan Perantara dan Bantuan Mereka Bertiga ,Allah Akan segera mengangkat segala penyakit yang aku Derita dan aku segera diberikan Allah Kesembuhan dari Sakitku Sehingga Aku Dapat segera Menunaikan kembali tugas dannkewajiban ku sebagai seorang kepala keluarga,dan sebagai ayah serta Kakek dari cucu ku. Aamiiiiin