Adanya Dugaan Praktik KKN Kadinkes Torut, Ini Respon Thonny Panggua, SH

TORAJA UTARA tirasnusantara.com – Masyarakat Toraja khususnya di Toraja Utara, mempertanyakan adanya dugaan praktik KKN yg dilakukan Kepala Dinas Kesehatan Toraja Utara, Elisabeth Zakaria.

Pasalnya, Elisabeth memerintahkan para aparat Puskesmas Se-Torut untuk merujuk pasien peserta BPJS ke Klinik Hiklorla Rantepao. Klinik tersebut milik pribadinya yang sejauh ini dikelola suaminya sendiri, dr Daniel Rantetondok.

Letak Klinik itu berada di jalan Sa’dan, Rantepao. Padahal, selama ini ada RS Pemda Torut yakni RSU Pongtiku di Tallunglipu. Para pasien Puskesmas seharusnya dirujuk ke rumah sakit daerah tersebut, bukan ke Klinik pribadi.

“Kalau memang benar terjadi seperti itu, jelas ini merugikan Pemda Torut dari sisi penerimaan PAD. Dan ini tidak biasa dibiarkan. Bupati harus tanggap dalam hal ini,” ujar Tommy Tiranda, Ketua Toraja Transparansi, ketika dimintai tanggapannya, via telepon genggam, Rabu siang tadi (17/4).

Ditambahkan, Bupati Kala’tiku Paembonan sejauh ini telah dan terus berusaha membenahi sumber pendapatan yang lain serta berupaya meningkatkan PAD meski dengan tertatih-tatih.Pandangan sama dilontarkan Thonny Panggua, SH, dari Perkumpulan WASINDO (Pengawas Independen Indonesia). Menurut Thonny, walaupun Kala’tiku selaku bupati berjuang dan berusaha melakukan yang terbaik untuk daerah, tapi jika tidak ditunjang dengan cara kerja yang baik dan benar aparatur di bawahnya, tidak efektif.

“Semua stakeholder dan perangkat yang ada termasuk jajaran OPD dengan pejabatnya, harus bersinerji dengan tetap berpedoman pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Penyalahgunaan jabatan dan wewenang jelas menyimpang dari prinsip-prinsip tatakelola pemerintahan yang baik dan benar. Jauh dari clean government dan good governance,” urai Thonny menjelaskan.

Karena itu, untuk mencegah dan tidak terulang terjadinya praktik penyalahgunaan jabatan dan wewenang, maka kedepan Thonny meminta Bupati Kala’tiku agar benar-benar jeli dan cermat dalam menempatkan pejabat di suatu jabatan dengan melihat integritas dan kompetensi yang dimiliki. Dengan demikian, tidak seperti membeli kucing dalam karung.

Penulis: David Luase
Sumber: Dony PLP