Terkesan Tidak Ada Tindakan Dari APH Setempat, Masyarakat Meminta Kapolda Lampung Tangkap Penambang Emas Ilegal Di Waykanan

WAY KANAN tirasnusantara.com – Maraknya dugaan tambang Emas Ilegal yang tersebar di beberapa titik didaerah Kabupaten Waykanan Provinsi Lampung tidak ayal sudah meresahkan masyarakat sekitar.

Selain sudah mencemari lingkungan, aktivitas penambangan Emas Ilegal oleh beberapa oknum warga di Kabupaten ini sudah menelan beberapa korban jiwa.

Sebut saja tambang Emas Ilegal milik Sugianto warga dusun IV Negeri Batin Kecamatan Umpu Semenguk, tambang tersebut dalam tempo dua bulan terakhir sudah menelan korban jiwa dua orang warga pekerja tambang.

Dua korban yang meregang nyawa tersebut bernama Gunawan dan Purwanto, keduanya tertimbun galian tanah yang sudah mencapai puluhan meter, diarea kilometer Lima ( Binjay ) Kecamatan Umpu Semenguk.

Sugianto alias Yanto ini diperkirakan memiliki puluhan lokasi galian tambang yang diduga ilegal.

Menurut info yang masuk pada team Media ini, Sugianto juga merupakan salah satu penampung Emas hasil dari penambangan secars ilegal ini.

Selain Sugianto, ada juga Hamzah salah seorang warga Way Kanan, ternyata sama Sugianto ini diduga memiliki lebih kurang Lima Belas lahan galian tambang Emas ilegal yang ada didaratan dan satu tambang Emas Apung yang berada dialiran sungai Way Umpu.

Tambang Ilegal milik Hamzah ini ternyata juga sudah menelan korban.

Korban yang bernama Aliani merupakan pekerja tambang yang tertimpah longsoran lobang galian sekitar lima bulan yang lalu.

Aliani yang merupakan warga Gistang sampai saat ini mengalami kelumpuhan kedua kaki nya.

Selain telah menelan banyak korban, tambang Emas ilegal milik kedua warga ini sudah mencemari lingkungan, juga merusak ekositem daerah aliran Sungai Way Umpu.

Sehingga Sungai yang seharusnya sebagai sumber kehidupan ikan dan makhluk air, juga sebagai sumber air masyakat sepanjang aliran Sungai Way Umpu, saat ini tidak lagi dapat dimanfaatkan, selain sudah keruh disebabkan sisa lumpur galian tambang, juga sudah tercemar sisa markuri zat kimia yang digunakan mereka untuk pengolahan Emas.

Mirisnya lagi menurut informasi dari beberapa sumber yang dapat dipercaya. Kegiatan penambangan Emas Ilegal tersebut tidak tersentuh oleh aparat penegak hukum Kabupaten Waykanan karna penambangan tersebut diduga di back up oleh oknum – oknum, baik oknum yang bertugas di Polres, oknum yang ada di Kodim dan oknum Satpol PP kabupaten Setempat.

“Bagaimana bisa ditindak mas, disini diduga ada oknum-oknum aparat yang sudah ikut bermain dan sudah kebagian mendapat setoran, jadi para penambang ngerasa aman untuk melanjutkan usaha ilegal nya, “Jelas seorang yang tidak ingin disebutkan namanya, namun yang bersangkutan sering komunikasi dengan oknum-oknum yang memback up tambang-tambang tersebut.

Lewat adanya pemberitaan masyarakat berharap kepada Kapolda Lampung, Dinas Pertambangan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), agar dapat menindaklanjuti keluhan masyarakat seperti ini, agar semua Aktivitas Penambangan Emas Ilegal yang merugikan masyarakat dan sudah menelan korban untuk segera dilakukan tindakan hukum dan segera aktivitasnya ditutup. (red)

__________________________

Sumber dan Penanggung Jawab realise: FPII SETWIL LAMPUNG dan FPII Korwil Way Kanan