10 Pelangar Terjaring Operasi Yustisi Diwilayah Naringgul Cianjur Selatan, Disanksi Push Up dan Membersihkan Sampah Dijalan

CIANJUR tirasnusantara.com – Jajaran Polsek Naringgul,Polres Cianjur, gencar terus laksanakan kegiatan operasi Yustisi Guna meningkatkan kedisiplinan Perotokoler kesehatan dan memutus mata rantai penyebaran wabah virus Covid19 kegiatan yang digelar pada hari Jumat (18/9/2020) mulai dari pukul 09.00 hinga pukul 11.00 wib adapun sasaranya warga masyarakat atau pengguna jalan baik roda dua dan empat yang tidak memakai masker dan ada sebanyak sepuluh pelangar yang terjaring operasi yustisi akibat tidak memakai masker saat mengendarai kendaraan baik yang dari arah Bandung menuju Cinjur selatan atapun sebaliknya yang dari arah Cianjur selatan menuju Bandung, pantuan dilokasi kegiatan operasi yustisi rata rata warga masyarakat atau penguna jalan belum semuanya sadar akan kedisiplinan terkait Pertokoler kesehatan ditengah wabah Pandemi virus Covid19.

Disampikan Kapolsek Naringgul Melalui Bripka Pepen Sopendi Kanit Binmas, Kegiatan operasi Yustisi sesuai dengan Inpres No 6 tahun 2020 tentang peningkatan dan penegakan hukum Pertokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian virus Covid19.

“Untuk sasarannya warga masyarakat atau penguna jalan yang tidak mematuhi pertokoler kesehatan seperti tidak memakai masker, tadi ada sekitar kurang lebih ada 10 Orang Pelangar yang kita tindak dengan cara menegur suruh push up dan membersihkan sampah dijalan,” Ujarnya.

Pepen menegaskan, Kami Tentunya menghimbau kepada warga masyarakat mari kita bersama sama untuk berdisiplin taati peraturan Pertokoler kesehatan apabila keluar rumah untuk memakai Masker.

” Kegiatan operasi Yustisi untuk diwilayah hukum kecamatan Naringgul akan terus setiap harinya digelar, tujuannya guna untuk memutus penyebaran mata rantai virus Covid19 khususnya diwilayah hukum Polsek Naringgul,” Pungkasnya.

Sementara itu Juhana (40) salah seorang Penguna jalan asal Bandung yang terjaring operasi Yustisi, dirinya mengaku lupa tidak memkai masker kaerna buru buru.

” Tadi saya lupa maskernya ketingalan dirumah, dengan adanya operasi yustisi ini saya mendukung sehingga kami selalu ingat dan selalu memakai masker,” Katanya.

Hal sama dikatakan Acang (25) Dirinya tidak merasa marah karena sudah dihukum sangsi sosial dengan cara di suruh Push Up dan membersihkan sampah serta disuruh membaca teks Pancasila.

” Yah saya akui ksalahan karena tidak memakai Masker dan kedepannya saya akan mentatai Peraturan kedisiplinan Perotokoler kesehatan ini kan demi kebaikan saya juga,” Katanya. (Asep Dedi)